Universitas Andalas Tegaskan Sikap Kemanusiaan, Kecam Genosida di Gaza dalam Momentum Wisuda sebagai Upaya Mendukung Pencapaian SDG 10 dan 16
Padang, 21 September 2025
Universitas
Andalas kembali menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan
keadilan global dengan menyuarakan kecaman terhadap genosida yang terjadi di
Gaza, Palestina. Sikap ini sejalan dengan kontribusi Universitas Andalas dalam
mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16 (Peace,
Justice and Strong Institutions) yang menekankan pentingnya perdamaian dan
keadilan global serta SDG 10 (Reduced Inequalities) melalui solidaritas
terhadap masyarakat yang mengalami ketidakadilan dan konflik kemanusiaan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum akademik yang melibatkan civitas
academik Universitas Andalas.
Rektor
Universitas Andalas, Efa Yonnedi, menyampaikan secara langsung kecaman tersebut
dalam acara Wisuda IV Universitas Andalas yang berlangsung di Padang, Sumatera
Barat, pada Sabtu (20/09/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa
Universitas Andalas tidak dapat menutup mata terhadap tragedi kemanusiaan yang
terjadi di Palestina.
“Melalui
acara sakral ini (wisuda) Unand mengutuk genosida yang dilakukan zionis
terhadap warga Gaza, Palestina,” ujar Efa Yonnedi, menyoroti penderitaan
puluhan ribu warga Palestina yang menjadi korban konflik tersebut.
Menurut
Efa Yonnedi, sikap tegas Universitas Andalas tersebut berakar pada visi
universitas yang menjunjung tinggi martabat bangsa dan nilai-nilai kemanusiaan
universal. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan genosida yang terjadi di
Gaza tidak sejalan dengan prinsip perikemanusiaan dan keadilan yang menjadi
dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Lebih
lanjut, Rektor Universitas Andalas menyampaikan bahwa dukungan terhadap
kemerdekaan Palestina akan terus disuarakan oleh seluruh civitas academica
kampus. Komitmen tersebut akan terus dijaga sebagai bagian dari tanggung jawab
moral institusi pendidikan dalam menyikapi isu-isu kemanusiaan global.
Sebagai
perguruan tinggi negeri tertua di luar Pulau Jawa, Universitas Andalas
menegaskan bahwa dunia akademik memiliki peran penting dalam menanamkan nilai
kemanusiaan, solidaritas, dan keadilan kepada generasi muda. Melalui momentum
wisuda yang dihadiri para lulusan dan civitas academica, universitas tidak
hanya merayakan pencapaian akademik mahasiswa, tetapi juga menyampaikan pesan
moral mengenai pentingnya kepedulian terhadap isu kemanusiaan global.
Melalui
pernyataan sikap ini, Universitas Andalas menegaskan perannya sebagai institusi
pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi
juga pada pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial civitas academica
terhadap persoalan kemanusiaan di tingkat global.