Universitas Andalas Selenggarakan International Interdisciplinary Conference On Green Development in Tropical Regions 2025 dengan Keynote Speaker dari Vietnam

Padang, 27 October 2025

Padang, 27 Oktober 2025, Fakultas Pascasarjana Universitas Andalas menyelenggarakan International Interdisciplinary Conference on Green Development in Tropical Regions 2025 yang berlangsung pada 27–28 Oktober 2025 di Convention Hall Universitas Andalas. Konferensi internasional ini dihadiri oleh akademisi, peneliti dan praktisi dari berbagai negara, dengan fokus pada pengembangan hijau dalam kawasan tropis, mulai dari perubahan iklim, pertanian berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam hingga inovasi teknologi lingkungan. Salah satu pilar utama acara adalah sesi plenary yang menghadirkan pembicara kunci, yaitu Dr. Nguyen Huu Tri dari An Giang University, Vietnam, yang datang atas dukungan program EQUITY THE Impact Ranking 2025. Kehadiran Dr. Nguyen menjadi simbol penting dari komitmen Universitas Andalas dalam memperkuat jejaring akademik global, terutama dengan negara-negara low dan lower middle income countries seperti Vietnam, yang memiliki tantangan dan potensi serupa dalam pembangunan hijau dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Konferensi ini mencakup presentasi riset, forum panel, dan workshop antar disiplin, serta sesi poster dan kunjungan virtual ke lokasi studi kasus di kawasan tropis. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman dan kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan pembangunan hijau di daerah tropis , terutama bagaimana daerah seperti Asia Tenggara dapat beradaptasi terhadap perubahan iklim, menerapkan teknologi ramah lingkungan, dan mengembangkan model ekonomi sirkular. Manfaat kegiatan ini antara lain memperluas jejaring penelitian, mendorong publikasi bersama, dan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat langsung diterapkan oleh pemerintah daerah maupun sektor swasta.

Dr. Nguyen Huu Tri adalah akademisi terkemuka yang berkarya di An Giang University, Vietnam. Beliau memiliki keahlian dalam bidang adaptasi terhadap intrusi salin dan dampaknya terhadap sistem pertanian di Delta Mekong, serta dalam manajemen risiko lingkungan di kawasan tropis. Sebelumnya beliau juga menjabat sebagai Ketua Pengembangan Hubungan Eksternal di kampusnya dan aktif dalam kerjasama internasional. Dalam konferensi ini Dr. Nguyen menyampaikan keynote lecture dengan tema “Green Development and Resilience in Tropical Agricultural Systems” yang menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner dan kolaborasi lintas negara untuk menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan.

Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan bukti komitmen universitas dalam memajukan pendidikan dan riset internasional yang berdampak. “Dengan menghadirkan pembicara dari luar negeri seperti Dr. Nguyen dan menyelenggarakan forum antar disiplin, Unand memperluas perannya bukan hanya sebagai universitas regional, tetapi sebagai mitra global dalam pembangunan hijau,” ujarnya. 

Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset, Dr. Eng. Muhammad Makky, menambahkan bahwa program seperti ini sangat strategis untuk memperkuat ekosistem riset Unand dalam ranah internasional dan mempercepat implementasi hasil penelitian ke masyarakat. “Melalui konferensi ini kami berharap lahir kolaborasi nyata, joint research, publikasi internasional, serta pengembangan teknologi dan kebijakan yang dapat diterapkan di Sumatera Barat dan kawasan tropis lainnya,” jelasnya. 

Ketua panitia konferensi, Dr. Widya Fitriana, SP., M.Si., mengungkapkan bahwa penyelenggaraan dua hari ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar penuh bagi peserta, lintas disiplin dan lintas negara, serta untuk membangun jejaring yang dapat dilanjutkan setelah acara. “Konferensi ini bukan hanya untuk berbagi hasil riset, tetapi juga untuk memulai kerjasama yang berkelanjutan. Kami berharap peserta pulang tidak hanya membawa paper, tetapi komitmen bersama untuk bertindak,” tuturnya.

This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025).