Universitas Andalas Perkuat Hilirisasi VCO Pangan melalui Kolaborasi Riset dan Industri
Padang, 09 January 2026
Universitas Andalas melalui Direktorat Kerja Sama dan Hilirisasi Riset bersama mitra hilirisasi membahas rencana pengembangan produk Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai produk pangan unggulan dalam rangka penyusunan proposal Program SINERGI Skema Dikti. Kegiatan diskusi dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi Universitas Andalas dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Diskusi difokuskan pada upaya peningkatan mutu VCO yang akan dihilirisasikan sebagai produk pangan. Salah satu isu utama yang dibahas adalah masih munculnya rasa pahit pada produk VCO, khususnya saat digunakan dalam pengolahan pangan seperti menggoreng kerupuk, di mana rasa pahit minyak kelapa dapat menempel dan memengaruhi cita rasa produk akhir. Permasalahan ini menjadi krusial mengingat target pasar VCO yang dikembangkan adalah sektor pangan dan konsumsi langsung.
Secara teknis, tim peneliti yang dilibatkan dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas mengidentifikasi sejumlah aspek yang perlu ditangani, antara lain pengendalian senyawa aldehid, proses deodorizing, penurunan kadar Free Fatty Acid (FFA), serta pencegahan oksidasi. Selain itu, aspek kemasan dan penambahan antioksidan juga dibahas sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas mutu, keamanan pangan, dan memperpanjang umur simpan produk VCO.
Diskusi ini melibatkan pimpinan CV Bina Umat sebagai mitra hilirisasi, tim peneliti Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Rini, M.P., Dr. Neswati, S.TP., M.Si., Daimon Syukri, S.Si., M.Si., Ph.D., Dr. Deivy Andhika Permata, S.Si., M.Si., dan Rozalia, S.TP., M.T., serta tim Direktorat Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Universitas Andalas.
Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., dalam tanggapannya menyampaikan bahwa pengembangan VCO berbasis riset ini merupakan contoh konkret hilirisasi hasil penelitian yang berorientasi pada kebutuhan pasar dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Universitas Andalas mendorong kolaborasi erat antara peneliti dan mitra industri agar produk yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing komersial serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Universitas Andalas, Dr. Eng. Muhammad Makky, S.TP., M.Si., menambahkan bahwa diskusi ini menjadi tahapan penting dalam memastikan kesiapan teknologi sebelum diajukan ke dalam skema pendanaan nasional. Menurutnya, Program SINERGI Skema Dikti merupakan instrumen strategis untuk mempercepat proses hilirisasi riset, sehingga produk VCO yang dikembangkan dapat memenuhi standar mutu pangan, siap memasuki pasar, serta mendukung sistem produksi pangan yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, Universitas Andalas dan mitra hilirisasi berkomitmen untuk menghasilkan produk VCO pangan yang berkualitas, stabil, dan memiliki nilai tambah tinggi, sekaligus memperkuat ekosistem hilirisasi riset dan inovasi di lingkungan Universitas Andalas sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.