Universitas Andalas Memberikan Fasilitasi Internasionalisasi melalui Program EQUITY dalam Misi Kemanusiaan Penanggulangan Stunting di Timor Leste
Padang, 12 January 2026
Dili – Universitas Andalas kembali menegaskan peran globalnya dalam pengabdian masyarakat melalui misi kemanusiaan internasional di Timor Leste. Melalui Program EQUITY Outbound yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Universitas Andalas melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas kesehatan masyarakat untuk menanggulangi stunting dan malnutrisi anak, isu yang masih menjadi tantangan serius di negara tersebut.
Misi pengabdian ini dimulai sejak 12 Januari 2026 dan dipimpin oleh Rezky Fauzan, mahasiswa program doktoral Ilmu Biomedis Universitas Andalas, di bawah supervisi Guru Besar Universitas Andalas Prof. dr. Nur Indrawaty Lipoeto. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Universidade Dili sebagai mitra strategis, dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan lokal dalam deteksi dini dan penanganan masalah gizi.
Timor Leste hingga kini masih menghadapi tingginya prevalensi stunting, terutama di wilayah di luar pusat kota, yang diperparah oleh keterbatasan jumlah tenaga gizi terlatih. Menjawab tantangan tersebut, tim Universitas Andalas bersama mitra lokal menyelenggarakan pelatihan intensif bagi perawat dan mahasiswa kesehatan masyarakat. Materi pelatihan dirancang aplikatif dan kontekstual, meliputi pengukuran antropometri, interpretasi kurva pertumbuhan anak, serta teknik konseling gizi yang efektif bagi keluarga.
Pendekatan yang diterapkan menekankan metode berbiaya rendah dan adaptif terhadap keterbatasan sumber daya. Peserta pelatihan dibekali kemampuan menyampaikan informasi gizi dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat serta strategi menghubungkan keluarga berisiko dengan layanan kesehatan setempat. Selain kuliah umum dan lokakarya di Universidade Dili, peserta juga diterjunkan langsung ke lima desa di Kecamatan Vemasse untuk mempraktikkan keterampilan yang diperoleh melalui pelayanan langsung kepada keluarga rentan.
Kegiatan ini mencerminkan kontribusi nyata Universitas Andalas terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya penurunan stunting dan gizi buruk mendukung SDG 2 tentang tanpa kelaparan dan SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera. Penguatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan berkontribusi pada SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, sementara kolaborasi lintas negara antara Universitas Andalas dan Universidade Dili menjadi implementasi konkret SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, menyampaikan bahwa keterlibatan Universitas Andalas dalam misi kemanusiaan internasional merupakan bagian dari komitmen universitas untuk berkontribusi pada isu-isu global. Menurutnya, Program EQUITY memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk mengimplementasikan keilmuan secara langsung di tingkat internasional, sekaligus memperkuat reputasi Universitas Andalas sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada dampak dan keberlanjutan.
Ketua EQUITY THE Impact Ranking Universitas Andalas, Dr. Eng. Muhammad Makky, menambahkan bahwa kegiatan di Timor Leste ini menunjukkan bagaimana riset, pendidikan, dan pengabdian dapat terintegrasi dalam satu ekosistem berdampak. Ia menegaskan bahwa model kolaborasi internasional berbasis SDGs seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat sasaran, tetapi juga memperkuat posisi Universitas Andalas dalam pemeringkatan berbasis dampak dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Selain kegiatan lapangan, delegasi Universitas Andalas juga melakukan pertemuan strategis dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dili. Pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama lanjutan, termasuk pertukaran mahasiswa, riset kolaboratif, serta jalur beasiswa untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di kawasan.
Ke depan, Universitas Andalas merencanakan pengembangan modul lanjutan berbasis training of trainers, riset bersama mengenai luaran gizi komunitas, serta sistem pemantauan dampak program guna memastikan kontribusi yang berkelanjutan terhadap penurunan angka stunting. Melalui inisiatif ini, Universitas Andalas terus memperluas peran sebagai kampus berdampak yang aktif berkontribusi pada agenda pembangunan global.