Universitas Andalas Memberikan Fasilitasi Internasionalisasi bagi Dosen melalui Program EQUITY, Presentasikan Riset Berbasis SDGs pada ICNRSD 2026, Perkuat Jejaring Global

Padang, 05 February 2026

Medan – Universitas Andalas kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dan internasionalisasi riset melalui partisipasi tiga tim dosen pada The 4th International Conference on Natural Resources and Sustainable Development (ICNRSD) 2026 yang digelar di Medan, Sumatera Utara, pada 5 Februari 2026. Keterlibatan ini merupakan bagian dari Program EQUITY (Enhancing Quality and Internationalization of Higher Education), sebuah inisiatif strategis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk meningkatkan mutu dan daya saing global perguruan tinggi Indonesia.

Program EQUITY dirancang untuk memperkuat kualitas riset, memperluas kolaborasi internasional, serta memastikan bahwa luaran penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan perumusan kebijakan berbasis data. Melalui skema ini, pemerintah mendorong akademisi Indonesia untuk aktif dalam forum internasional, memperluas jejaring, dan mengintegrasikan riset dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada ICNRSD 2026, tiga tim Universitas Andalas mempresentasikan penelitian yang secara langsung relevan dengan isu pembangunan berkelanjutan. Dari Departemen Teknik Sipil, Prof. Ir. Elsa Eka Putri, S.T., M.Sc.(Eng), Ph.D. bersama Assoc. Prof. Ir. Ts. Dr. Lillian Gungat dari Universiti Malaysia Sabah memaparkan riset berjudul “Reassessing Local Road Function for SDG-Oriented Regional Accessibility: Evidence from Lima Puluh Kota, West Sumatra.” Penelitian ini menyoroti pentingnya fungsi jalan lokal dalam mendukung aksesibilitas wilayah yang berkeadilan dan berkelanjutan, sejalan dengan SDG 9 tentang infrastruktur yang tangguh dan SDG 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan.

Riset kedua dipresentasikan oleh Dr. Ir. Andriani, S.T., M.T. yang berkolaborasi dengan Assoc. Prof. Dr. Alsidqi Hasan dari Universiti Malaysia Sarawak melalui penelitian “Sustainable Road Development in Lowland Areas: Integrating Environmental, Geotechnical, and Sustainability Perspectives for Future Infrastructure Resilience.” Kajian ini mengintegrasikan aspek lingkungan, geoteknik, dan keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur jalan, mendukung upaya mitigasi risiko serta ketahanan terhadap perubahan iklim, sejalan dengan SDG 9 dan SDG 13.

Kontribusi dari ranah sosial-humaniora diwakili oleh Delfia Tanjung Sari, SE, M.Si., Ph.D., dosen Departemen Ekonomi bersama Alvin Nadher Jajo Aldawod, Ph.D. dari University of Duhok, Kurdistan Region – Iraq, melalui paper “The Matrilineal Advantage: Minangkabau Adat as a Framework for Sustainable Socio-economic Development.” Penelitian ini mengangkat kearifan lokal Minangkabau sebagai model pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, selaras dengan SDG 5 tentang kesetaraan gender dan SDG 8 tentang pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Partisipasi Universitas Andalas dalam forum internasional ini tidak hanya menjadi ruang diseminasi hasil riset, tetapi juga memperkuat jejaring akademik global serta mempromosikan potensi dan kearifan lokal Sumatera Barat dalam diskursus pembangunan berkelanjutan.

Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, menyampaikan bahwa keterlibatan dosen dalam konferensi internasional melalui Program EQUITY merupakan langkah strategis untuk memperkuat reputasi global universitas. Menurutnya, riset yang dipresentasikan menunjukkan bahwa Universitas Andalas tidak hanya aktif dalam publikasi ilmiah, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap agenda SDGs melalui solusi berbasis ilmu pengetahuan.

Ketua EQUITY THE Impact Ranking Universitas Andalas, Dr. Eng. Muhammad Makky, menambahkan bahwa keikutsertaan dosen dalam ICNRSD 2026 mencerminkan arah kebijakan universitas yang menempatkan riset berdampak sebagai prioritas. Ia menegaskan bahwa kolaborasi internasional seperti ini akan memperkaya perspektif penelitian, meningkatkan kualitas luaran akademik, serta memperkuat posisi Universitas Andalas dalam pemeringkatan berbasis dampak terhadap SDGs.

Ke depan, Universitas Andalas berharap semakin banyak dosen yang memanfaatkan Program EQUITY untuk memperluas jejaring internasional dan menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan pembangunan. Dengan konsistensi dalam penguatan kualitas dan dampak riset, Universitas Andalas optimistis dapat terus berkontribusi pada pencapaian SDGs sekaligus meningkatkan daya saing global perguruan tinggi Indonesia.

“This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No.4304/B3/DT.03.08/2025)"