Universitas Andalas Kirim Tim Trauma Healing dan Ahli Konstruksi Bantu Korban Gempa Lombok

Padang, 27 September 2018

Sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penanganan bencana dan pemulihan masyarakat, Universitas Andalas mengirimkan tim trauma healing serta ahli konstruksi ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Inisiatif ini sejalan dengan SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui dukungan pemulihan psikologis korban bencana, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) yang menekankan pentingnya pembangunan wilayah yang tangguh terhadap bencana.

Langkah ini dilakukan setelah serangkaian gempa besar mengguncang Lombok pada tahun 2018 yang menyebabkan korban jiwa, kerusakan bangunan, serta memaksa ratusan ribu warga mengungsi. Salah satu gempa awal terjadi pada 29 Juli 2018 dengan magnitudo 6,4 yang menimbulkan kerusakan luas dan korban jiwa di wilayah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Universitas Andalas mengirimkan tim yang terdiri dari tenaga ahli di bidang psikologi untuk memberikan layanan trauma healing kepada korban bencana. Pendampingan ini bertujuan membantu masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga korban, agar dapat mengatasi trauma psikologis akibat pengalaman bencana yang mereka alami.

Selain pendampingan psikologis, Universitas Andalas juga mengirimkan tenaga ahli konstruksi untuk memberikan edukasi serta pendampingan terkait pembangunan rumah dan bangunan yang lebih aman terhadap gempa. Kehadiran para ahli ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami prinsip dasar konstruksi tahan gempa sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat dilakukan dengan lebih aman dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menunjukkan peran aktif perguruan tinggi tidak hanya dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat, terutama pada situasi darurat kemanusiaan. Melalui kolaborasi keilmuan antara psikologi, teknik, dan bidang terkait lainnya, Universitas Andalas berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

Melalui pengiriman tim trauma healing dan tenaga ahli konstruksi tersebut, Universitas Andalas berharap dapat membantu masyarakat Lombok untuk bangkit kembali, baik secara psikologis maupun dalam proses membangun kembali lingkungan tempat tinggal yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana di masa depan.