Universitas Andalas Dorong Konsumsi Pangan Lokal untuk Cegah Tengkes yang selaras dengan konsep SDGs 2 Zero Hunger dan SDGs 3 Good Health and Well-Being

Padang, 21 July 2025

Padang - Universitas Andalas melalui mahasiswa Kuliah kerja Nyata (KKN) Reguler II di Nagari Sako selatan terus memperkuat perannya dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui edukasi konsumsi pangan lokal yang selaras dengan konsep SDGs 2 Zero Hunger dan SDGs 3 Good Health and Well-Being. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan bergizi guna mencegah masalah tengkes atau stunting.

Melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, akademisi Universitas Andalas memberikan pemahaman tentang pemanfaatan bahan pangan lokal yang kaya gizi dan mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Edukasi ini juga menekankan pentingnya diversifikasi pangan agar kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi secara optimal.

Pendekatan berbasis pangan lokal dinilai menjadi strategi efektif untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memperbaiki kualitas gizi masyarakat. Selain mudah diakses, pangan lokal juga dapat mendukung keberlanjutan sistem pangan di tingkat daerah.

Dengan kegiatan edukasi tersebut, Universitas Andalas berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan sehat serta mendukung upaya nasional dalam menurunkan angka stunting di Indonesia. Selain fokus pada aspek kesehatan, KKN Unand juga fokus pada penguatan Desa Cinta Statistik atau yang lebih dikenal dengan Desa Cantik. Program ini membantu perangkat nagari (desa) dalam memperkuat sistem informasi berbasis data. Menurut dosen pembimbing lapangan KKN Reguler II Unand Eli Ratni "Data adalah senjata pembangunan. Dengan data yang baik, intervensi stunting dan implementasi program pembangunan lainnya bisa tepat sasaran."