Universitas Andalas Aktifkan Kembali UPZ untuk Bantu Mahasiswa Bayar UKT, Dukung Pendidikan Inklusif
Padang, 26 January 2024
Universitas Andalas terus memperkuat komitmennya
dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Upaya
ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya
SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 10 tentang pengurangan
kesenjangan, melalui pengaktifan kembali Unit Pengelolaan Zakat (UPZ) guna
membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Kebijakan tersebut disampaikan oleh Rektor
Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, SE, Akt, dalam kegiatan Coffee Morning
bersama unsur pimpinan yang dilaksanakan pada Jumat, 26 Januari 2024. Kegiatan
itu berlangsung di Ruang The Gade Creative Lounge Gedung Perpustakaan lantai II
Kampus Limau Manis. Dalam kesempatan tersebut, Rektor menegaskan bahwa UPZ
kembali diaktifkan sebagai salah satu solusi untuk membantu mahasiswa yang
menghadapi kendala pembiayaan pendidikan.
Rektor menjelaskan bahwa hingga saat ini masih
terdapat mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban pembayaran
UKT. Oleh karena itu, pihak universitas telah menyampaikan kepada seluruh
fakultas agar memanfaatkan keberadaan UPZ sebagai mekanisme dukungan bagi
mahasiswa yang membutuhkan bantuan finansial. Langkah ini diharapkan dapat
memastikan tidak ada mahasiswa yang harus menghentikan studi karena
keterbatasan biaya.
Bantuan melalui UPZ diprioritaskan bagi mahasiswa
yang berasal dari keluarga kurang mampu namun belum mendapatkan bantuan melalui
program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Pada tahun 2024, Universitas
Andalas mencatat sebanyak 1.353 mahasiswa telah menerima bantuan KIP Kuliah,
sementara beasiswa Pendidikan Bank Mayapada diberikan kepada 164 mahasiswa.
Rektor Universitas Andalas juga menegaskan bahwa
perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia
yang kompeten untuk mendukung pembangunan nasional. Karena itu, pengaktifan
kembali UPZ menjadi bagian dari komitmen universitas dalam menjaga
keberlanjutan pendidikan mahasiswa dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.
Melalui langkah ini, Universitas Andalas tidak
hanya berupaya memberikan solusi atas kendala finansial yang dihadapi
mahasiswa, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial di
lingkungan kampus. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan studi
mahasiswa sekaligus mendukung pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan
tinggi.