Seminar Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 di Universitas Andalas Dorong Akses Pendidikan Tinggi Berkualitas

Padang, 05 February 2026

Padang – Universitas Andalas menjadi tuan rumah pelaksanaan Seminar Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 yang digelar pada 5 Februari 2026 di Convention Hall Universitas Andalas. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Oriza, Direktur Investasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sebagai narasumber utama dan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, SE.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa Universitas Andalas, alumni penerima beasiswa LPDP, hingga perwakilan instansi dan pemerintah daerah. Turut hadir delegasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Bupati Pakpak Bharat, perwakilan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, delegasi dari Kabupaten Lima Puluh Kota, serta perwakilan dari TNI dan Polri. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

Muhammad Oriza, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Investasi LPDP, dikenal sebagai profesional yang berperan dalam pengelolaan dan pengembangan dana abadi pendidikan nasional. Dalam seminar ini, ia menyampaikan gambaran kondisi pendidikan tinggi di Indonesia secara nasional. Menurutnya, dari sekitar 280 juta penduduk Indonesia, hanya sekitar 20 persen yang memiliki gelar pendidikan tinggi pada jenjang S1, S2, dan S3. Jika difokuskan pada lulusan S2 dan S3, angkanya bahkan masih berada di kisaran 5 persen. Kondisi ini jauh tertinggal dibandingkan negara-negara maju, di mana lebih dari 50 persen penduduknya telah menempuh pendidikan tinggi.

Ia menegaskan bahwa tantangan tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama bagi bangsa Indonesia untuk terus mendorong peningkatan akses dan kualitas pendidikan. Pemerintah, menurutnya, memberikan dukungan penuh melalui program Beasiswa LPDP sebagai instrumen strategis untuk memperluas kesempatan studi lanjut bagi generasi muda Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri.

Seminar ini dimoderatori oleh Dr. Eng. Muhammad Makky, Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Universitas Andalas, yang juga merupakan alumni LPDP. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Banyak pertanyaan diajukan terkait skema beasiswa, persyaratan pendaftaran, strategi persiapan studi lanjut, serta peluang kontribusi lulusan LPDP bagi pembangunan nasional.

Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, SE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Andalas dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai program Beasiswa LPDP sebagai peluang strategis bagi mahasiswa dan alumni untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam seminar ini menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan tinggi merupakan agenda bersama. Menurutnya, Universitas Andalas akan terus berperan aktif sebagai simpul informasi dan pendampingan bagi mahasiswa dan alumni yang ingin mengakses beasiswa LPDP, sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Universitas Andalas, Dr. Eng. Muhammad Makky, menyampaikan bahwa pengalaman sebagai alumni LPDP membuktikan bahwa beasiswa ini tidak hanya mendukung studi, tetapi juga membentuk jejaring dan karakter kepemimpinan. Ia menekankan pentingnya semangat kembali mengabdi untuk negeri setelah menyelesaikan studi, sehingga investasi negara di bidang pendidikan benar-benar memberikan dampak jangka panjang.

Melalui pelaksanaan Seminar Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2026 ini, Universitas Andalas berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat kontribusi generasi terdidik dalam memajukan Indonesia.