Rektor Universitas Andalas Berpartisipasi dalam President Dialogue APAIE 2026, Perkuat Jejaring Global dan Kontribusi SDGs

Padang, 10 March 2026

Hong Kong — Dalam rangkaian agenda Asia Pacific Association for International Education (APAIE) 2026, Rektor Universitas Andalas turut berpartisipasi dalam President Dialogue, sebuah forum eksklusif yang mempertemukan para rektor dan pimpinan perguruan tinggi anggota serta peserta APAIE dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Forum ini menjadi ruang strategis bagi para pemimpin perguruan tinggi untuk mendiskusikan arah kebijakan pendidikan tinggi global, strategi internasionalisasi, penguatan kolaborasi lintas negara, serta respons institusi terhadap tantangan global seperti transformasi digital, perubahan iklim, mobilitas akademik, dan ketahanan sistem pendidikan.

Keikutsertaan Universitas Andalas dalam President Dialogue mencerminkan komitmen institusi dalam memperkuat kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan global. Melalui dialog ini, universitas tidak hanya memperluas jejaring, tetapi juga terlibat dalam percakapan strategis mengenai peran pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.

Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, SE, menyampaikan bahwa partisipasi dalam President Dialogue merupakan kesempatan penting untuk memastikan Universitas Andalas hadir dalam diskursus strategis pendidikan tinggi internasional. Menurutnya, universitas di Indonesia harus aktif mengambil peran dalam forum global agar mampu membangun kolaborasi yang relevan dan berdampak. Ia menegaskan bahwa internasionalisasi bukan sekadar peningkatan mobilitas, tetapi juga penguatan kualitas akademik dan kontribusi terhadap solusi global.

Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, menambahkan bahwa keterlibatan pimpinan universitas dalam forum seperti President Dialogue memberikan nilai strategis bagi pengembangan institusi. Ia menyampaikan bahwa arah kebijakan dan jaringan yang dibangun di level pimpinan akan memperkuat ekosistem internasionalisasi, meningkatkan reputasi institusi, serta membuka peluang kerja sama konkret di bidang pendidikan dan penelitian.

Ketua EQUITY Universitas Andalas, Dr. Eng. Muhammad Makky, menyatakan bahwa partisipasi dalam forum kepemimpinan internasional seperti ini juga memperkuat implementasi program EQUITY dalam meningkatkan kualitas dan daya saing global universitas. Menurutnya, jejaring yang terbangun akan mendukung kolaborasi riset internasional, peningkatan publikasi, serta pengembangan program mobilitas yang selaras dengan pencapaian SDGs.

Melalui partisipasi dalam President Dialogue APAIE 2026, Universitas Andalas semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kemitraan global, memperluas pengaruh akademik, serta berkontribusi dalam penguatan sistem pendidikan tinggi yang berkelanjutan di tingkat regional dan internasional.

“This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No.4304/B3/DT.03.08/2025)"