Hilirisasi dan Peningkatan Produktivitas Gambir Dorong Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat

Padang, 07 January 2026

Hilirisasi dan peningkatan produktivitas gambir dinilai memiliki peran penting dalam mendorong kedaulatan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut tercermin dari rangkaian inovasi produk berbasis gambir yang ditampilkan dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar Kementerian Pertanian pada 7 Januari 2026. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kontribusi kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan industri terhadap agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Kegiatan nasional tersebut dipimpin oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan melibatkan Direktorat Jenderal Perkebunan yang dipimpin Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., serta PT Perkebunan Nusantara IV di bawah kepemimpinan Jatmiko Krisna Santosa bersama Direktur Strategi dan Sustainability, Ugun Untaryo. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan mitra dalam menjadikan gambir sebagai komoditas strategis nasional.

Melalui sinergi antara Universitas Andalas, PTPN IV, dan Direktorat Jenderal Perkebunan, gambir dikembangkan menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah, mulai dari gambir murni, katekin, dan tanin, hingga aplikasi di bidang kesehatan, kosmetik, industri, serta pangan dan minuman.

Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., menekankan bahwa hilirisasi gambir tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga pada penguatan posisi petani dalam rantai nilai. Menurutnya, dukungan riset dan inovasi dari perguruan tinggi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan keadilan ekonomi bagi masyarakat penghasil gambir.

Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Universitas Andalas, Dr. Eng. Muhammad Makky, S.TP., M.Si., menyampaikan bahwa pengembangan gambir berbasis hilirisasi akan membuka peluang usaha baru dan memperluas pasar, sekaligus memperkuat kedaulatan pangan dan industri nasional yang berbasis sumber daya lokal.