Dosen Universitas Andalas Publikasikan Riset Prediksi Kematangan Alpukat Tongar di Jurnal Internasional Top Tier Terindeks Scopus Q1
Padang, 30 July 2026
Padang, Unand – Universitas Andalas kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui publikasi ilmiah pada jurnal internasional Top Tier terindeks Scopus Q1, International Journal of Fruit Science. Artikel berjudul Metabolite Profiling to Predict Tongar Avocado’s Maturity diterbitkan pada 27 April 2026 oleh dosen Fakultas Teknologi Pertanian, Ir. Khandra Fahmy, Ph.D. Publikasi artikel ini didanai oleh LPDP melalui Program EQUITY Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan akan metode yang lebih akurat dalam menentukan waktu panen. Penentuan waktu panen yang tepat menjadi faktor penting untuk mempertahankan kualitas buah serta memperpanjang masa simpan setelah panen.
Dalam penelitian tersebut, buah alpukat Tongar dianalisis pada tiga tingkat umur panen, yaitu 180, 210, dan 240 hari setelah berbunga. Analisis dilakukan menggunakan teknologi liquid chromatography-high-resolution mass spectrometry (LC-HRMS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi tersebut berhasil mengidentifikasi 31 jenis metabolit yang meliputi alkohol lemak, turunan furan, senyawa fenolik, dan asam lemak. Jumlah metabolit tertinggi ditemukan pada buah yang dipanen 180 hari setelah berbunga. Dua senyawa, yaitu avocadene dan AcO d-avocadyne, diduga memiliki potensi sebagai penanda untuk membedakan tingkat kematangan buah pada ketiga waktu panen.
Selain itu, para peneliti mengembangkan model partial least squares regression (PLSR) yang menghubungkan 31 metabolit dengan sejumlah karakteristik fisikokimia buah, termasuk produksi etilen dan total padatan terlarut. Produksi etilen berkaitan dengan proses pematangan buah, sedangkan total padatan terlarut dapat menunjukkan kandungan gula dan komponen terlarut lainnya dalam buah. Hasil analisis menunjukkan bahwa profil metabolit dapat membantu memprediksi kedua parameter tersebut.
Temuan ini memberikan informasi baru mengenai perubahan senyawa metabolit selama proses perkembangan alpukat Tongar serta mendukung pengembangan teknologi panen dan pascapanen yang lebih akurat. Penggunaan metabolit sebagai indikator kematangan diharapkan dapat membantu petani dan pelaku usaha menentukan waktu panen yang tepat sehingga mutu alpukat Tongar dapat dipertahankan selama penyimpanan, distribusi, dan pemasaran.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan metabolomik berpotensi menjadi metode ilmiah yang andal untuk memprediksi kematangan buah sekaligus meningkatkan kualitas penanganan pascapanen alpukat lokal. Publikasi ini memperkuat kontribusi Universitas Andalas dalam menghasilkan riset bereputasi internasional yang mendukung pengembangan sektor pertanian dan hortikultura.
“This research is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025).”