Capaian Universitas Andalas Masuk 250 Kampus Top Dunia Bidang Riset Interdisiplin Dukung SDG 4 dan SDG 9

Padang, 13 September 2025

Pada 13 September 2025, Universitas Andalas mencatat capaian penting yang selaras dengan SDG 4 (Quality Education) dan SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), setelah berhasil masuk dalam jajaran 250 perguruan tinggi top dunia pada bidang penelitian interdisiplin. Pencapaian ini menunjukkan penguatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus kapasitas riset Universitas Andalas di tingkat internasional.

Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil yang membanggakan bagi kampus tertua di luar Pulau Jawa itu. Meski demikian, Universitas Andalas menegaskan bahwa prestasi ini bukan titik akhir, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu dan reputasi kampus secara jangka panjang.

Merujuk pada data Times Higher Education World University Rankings, Universitas Andalas juga berada pada peringkat delapan nasional dalam capaian tersebut. Posisi ini memperlihatkan bahwa Universitas Andalas terus menunjukkan tren positif dalam peningkatan reputasi akademik, baik di level nasional maupun global.

Dalam kesempatan yang sama, pimpinan universitas menekankan bahwa penguatan riset interdisiplin menjadi salah satu fondasi penting dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Pendekatan lintas disiplin dipandang penting agar perguruan tinggi mampu menghasilkan solusi yang lebih relevan dan aplikatif bagi masyarakat.

Selain capaian dalam penelitian interdisiplin, Universitas Andalas juga menyampaikan keberhasilannya masuk dalam jajaran top 60 dunia pada bidang gender development. Pengakuan ini semakin menegaskan bahwa pengembangan universitas tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada nilai-nilai kesetaraan dan inklusivitas dalam tata kelola kelembagaan.

Pihak universitas menjelaskan bahwa kesempatan untuk menduduki posisi strategis di lingkungan kampus terbuka bagi siapa saja tanpa dibatasi oleh gender. Sejumlah jabatan penting, mulai dari Direktur Sekolah Pascasarjana hingga dekan dan kepala departemen, telah diisi oleh perempuan yang dinilai memiliki kapasitas dan kualitas yang mumpuni.

Melalui capaian ini, Universitas Andalas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan investasi dalam pengajaran, pendidikan, dan riset yang produktif serta bermanfaat. Kampus juga ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan etika tinggi dalam berbagai bidang pengabdian mereka.